Pertamina Lubricants Ramaikan Pameran Vietnam Expo

Produsen pelumas nasional, PT Pertamina Lubricants tidak hanya jago kandang, Pertamina Lubricants juga eksis di luar negeri.

Pertamina Lubricants Ramaikan Pameran Vietnam Expo

Pertamina Lubricants mendukung penuh pertumbuhan industri otomotif dunia dengan berpartisipasi dalam Vietnam Expo – The 4th Vietnam International Trade Fair yang diselenggarakan pada tanggal 30 November – 4 Desember 2016 Saigon Exhibition & Convention Center (SECC) di kota Ho Chi Minh, Vietnam.

Pameran tersebut dikuti oleh lebih dari 450 perusahaan dari 14 negara di dunia termasuk Aljazair, Belarius, Indonesia, Korea, Malaysia, Jepang, Ceko, China dan Vietnam dimana 54 perusahaan merupakan partisipan dari Indonesia.
Booth Pertamina Lubricants dikunjungi Konsulat Jenderal Republik Indonesia Ho Chi Minh City,Jean Anes Foto: Pertamina Lubricants
Booth Pertamina Lubricants dikunjungi Konsulat Jenderal Republik Indonesia Ho ChiMinhCity,Jean Anes

Pameran yang berlangsung selama empat hari tersebut merupakan acara tahunan yang diselenggarakan oleh pemerintahan Vietnam tepatnya Kementerian Perindustrian dan Perdagangan yang bertujuan untuk mendongkrak pertumbuhan pasar domestik maupun kemampuan ekspor Vietnam dan merupakan ajang untuk mempromosikan komoditas dan juga berbagai merek-merek berpotensi dunia.

Selain itu, pemerintahan Vietnam berupaya untuk memperkuat sektor perdagangan, investasi dan bertukaran inovasi dan teknologi dari perusahaan lokal dan asing.

Pameran memamerkan berbagai bidang usaha meliputi Pavilions International, Mesin dan Elektronik, Kendaraan dan Suku Cadang serta Home Living.

Pertamina Lubricants Bersama Duta Besar Republik Indonesia Hanoi, Vietnam untuk Indonesia di Booth Pertamina LubricantsFoto: Pertamina Lubricants
Bersama Istri Duta Besar Republik Indonesia Hanoi, Vietnam untuk Indonesia di Booth Pertamina Lubricants
“Keikutsertaan Pertamina Lubricants dalam pameran tersebut merupakan komitmen perusahaan untuk membawa nama Indonesia di kancah dunia. Pertamina Lubricants memiliki visi untuk menjadi perusahaan pelumas kelas dunia dengan memberikan inovasi berstandarinternasional untuk pengembangan industri otomotif dunia melalui penyediaanpelumas-pelumas otomotif dan industri yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan mesin,” tulis Pertamina Lubricants dalam keterangannya, Kamis (1/12/2016).

Dalam enam tahun terakhir, Pertamina Lubricants terus gencar memasarkan produk-produk pelumas unggulannya ke pasar internasional. Kini eksistensi Pertamina Lubricants sudah mencapai lebih dari empat belas negara dan kini sedang melakukan akselerasiuntuk mengisi segmen-segmen di negara utama seperti Australia, wilayah Indochina, Afrika Selatan, dan Nigeria. Pertamina Lubricants juga memiliki anak perusahan yakni Pertamina Lubricants (Thailand) Co., Ltd yang merupakan salah satu backbone perusahaan untuk meningkatkan penetrasi di luar negeri di Thailand maupun Indochina.

Produk Pelumas Pertamina juga telah mendapatkan pengakuan dari dunia Internasional, salah satunya dibuktikan dengan menjadi technical partner Automobili Lamborghini. Dengan kerjasama ini, produk pelumas Pertamina Fastron Platinum, SAE 10W-60, VW 504.00/507.00 menjadi produk resmi yang digunakan Automobili Lamborghini untuk setiap event motorsport yang akan ditangani tim Lamborghini Squadra Corse serta dipasarkan melalui 129 outlet Lamborghini di seluruh dunia. Pelumas Pertamina juga telah mendapatkan pengakuan dari berbagai OEM meliputi Toyota, Daihatsu, Suzuki, Mitsubishi, Hino, Volvo, Mercedes Benz, BMW dan masih banyak lagi.

Untuk tetap menjaga kualitas, Pertamina Lubricants merupakan satu-satunya perusahaan pelumas diIndonesia yang memiliki laboratorium uji oli tersendiri. Standar produksi dan produk kami sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) dan Standar Internasional ISO 9001 : 2008, ISO 14001 : 2004, dan ISO/IEC 17025 : 2008. Formula pelumas mengacu pada standar American Petroleum Institute (API) dan telah mencapai standar tertinggi API-SN untuk Passanger Car Motor Oil dan API-CJ untuk Commersial Diesel Oil.

Kemenperin dan Institut Otomotif Indonesia Sepakat Lahirkan Mobil Pedesaan

Mobil pedesaan menjadi pebincangan hangat. Bahkan dikatakan mobil pedesaan akan siap diperkenalkan tahun depan, setidaknya itulah niatan Kementerian Perindustrian bersama dengan Institut Otomotif Indonesia (IOI).

Kemenperin dan Institut Otomotif Indonesia Sepakat Lahirkan Mobil Pedesaan

Presiden IOI, I Made Dana Tangkas menerangkan, Kemenperin dan IOI sudah meneken nota kesepahaman MoU (Memorandum of Understanding) yang melahirkan 3 poin penting.

“Kemarin itu IOI dan Kemenperin membuat MoU yang melahirkan 3 poin utama,” ujar Made Dana Tangkas ketika dihubungi detikOto.

“Tiga poin ini, pertama, IOI akan mengkoordinir pendidikan vokasi untuk tingkat SMK, Politeknik dan Perguruan Tinggi. IOI untuk industri otomotif, bagaimana kita mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) agar siap untuk industri otomotif,” kata Made.

“Kedua, Kemenperin dan IOI mengembangkan IKM industri kecil menengah dengan perguruan tinggi. Misalnya seperti di para pengusaha kecil menengah otomotif di Tegal, Bandung, Pati dan lain-lainnya. Bagaimana kita mengembangkan industri kecil di sana,” tambah Made.

Dan untuk poin ketiga, lanjut Made. Kemenperin dan IOI bertanggung jawab untuk pengembangan kendaraan pedesaan di Indonesia.

“Ketiga, pengembangan kendaraan pedesaan di Indonesia. Jadi kita akan membuat perlombaan untuk desain platform untuk kendaraan desa. Ini untuk tingkat perguruan tinggi dan politeknik,” ucap Made.

“Para peserta memberikan perancangan untuk desain dan platform sebuah kendaraan pedesaan. Jadi awalnya dalam bentuk lomba dulu, lomba ini akan berlangsung sampai Februari. Baru setelah ada desain dan platformnya, nanti kita membuat prototipe-nya tahun depan,” tambahnya.


Ket Foto: Sekjen Kementerian Perindustrian Syarif Hidayat bersama (dari kiri) Direktur Industri Maritim Alat Transportasi dan Alat Pertahanan Kemenperin Yan Sibarang Tandiele, Ketua AISI Gunadi Sindhuwinata, Presiden Institut Otomotif Indonesia (IOI) I Made Dana Tangkas, serta Kepala BPPI Kementerian Perindustrian Haris Munandar memukul gendang pada penutupan FGD Pengembangan SDM Industri, IKM, dan Kendaraan Pedesaan Indonesia di Kementerian Perindustrian, Jakarta, 29 November 2016.
(lth/ddn)

Komunitas Honda Jazz Lebarkan Sayap ke Solo

Komunitas Honda Jazz, yang sudah berdiri sejak 13 tahun lalu JazzFitClub (JFC) melebarkan sayapnya ke Solo. Baru-baru ini, JFC meresmikan chapter Solo atau JFC Solo.

Komunitas Honda Jazz Lebarkan Sayap ke Solo

Peresmian dilaksanakan pada Jumat – Minggu (18-20/11) di Hotel Lor In, Solo. Acara ini diadakan guna memperkenalkan komunitas JazzFitClub kepada masyarakat, khususnya wilayah Solo dan sekitarnya.

Solo merupakan salah satu wilayah chapter JFC yang sangat berkembang serta sebagai salah satu ajang show off untuk member dari seluruh chapter dan area. Acara ini terbuka bagi full member JFC di seluruh Indonesia, seperti Jakarta, Bogor, Bandung, Priangan Timur, Cilacap, Yogyakarta, Serang, Semarang, Medan, Pekanbaru, Kalimantan Timur, Bali, Sumatera Barat. Diikuti oleh 131 mobil JFC dengan total peserta sebanyak 187.
Komunitas Honda Jazz Lebarkan Sayap ke SoloFoto: Jazz Fit Club

“Tentunya kami berharap JFC di Solo terutama akan semakin lebih baik, lebih guyub, lebih dewasa dalam segala hal dan kehadirannya membawa aura positif kepada masyarakat umum. Untuk sebua komunitas otomotif, JFC sudah berdiri selama 13 tahun. Banyak prestasi membanggakan yang sudah kami raih dan tentunya kami ingin mempertahankan pencapaian itu, bahkan menambahnya apabila memungkinkan,” ujar Ketua Umum JFC Moesa Djoemena

Selain itu, untuk mensosialisasikan filosofi “Drive Safe, Drive Proper, Good Driver” dan acara ini diharapkan dapat meningkatkan exposure sekaligus show off keberadaan JazzFitcLub [JFC].

JFC juga mensosialisasikan kampanye sesama anggota klub mobil lainnyaseperti tidak menggunakan bahu jalan dan no hazard, dengan tujuan memberikan citra positif untuk kendaraan lainnya selama melintas dan mengurangi angka kecelakaan tetapi tetap menyenangkan.

Dengan mengusung tema “History of Java”, memperkenalkan daerah pariwisata di Kota Solo serta meningkatkan keakraban sesama member JFC. Selama melakukan konvoi menuju Kota Solo, peserta akan tetap mensosialisasikan dan menerapkan perilaku mengemudi yang baik dan benar. JFC memilih Kota Solo sebagai lokasi acara karena merupakan kota wisata yang banyak sejarah di wilayah Jawa, seperti Stadion Manahan Solo, Pura Mangkunegara, Museum Batik Danar Hadi.

Komunitas CEO Tunjuk Driver Baru

Komunitas pengguna mobil Chevrolet Estate dan Chevrolet Optra yang tergabung dalam CEO (Chevrolet Estate Optra), menggelar peringatan HUT ke-7 di Hotel Horison Tirta Sanita Kuningan Cirebon.

Komunitas CEO Tunjuk Driver Baru

Bertepatan dengan HUT#7 ini, diselenggarakan juga MUNAS CEO#3, sekaligus pemilihan Ketua dan Sekjen Baru CEO 2016-2018. Peserta munas berdatangan dari kawasan Jabodetabek, Region Jateng dan Region Jatim.

Sabtu 19 November 2016 jam 14.00 WIB MUNAS CEO#3 dimulai. Setelah melalui musyarawarah mufakat, akhirnya komunitas ini sepakat memilih Putra yang dulunya sebagai Sekjen menjadi Ketua Umum CEO 2016-2018 menggantikan Yanto Bobby. Sementara posisi sekjen Periode 2016-2018 diisi oleh Ranu.

Malam harinya di tempat yang sama diadakan gala dinner dengan agenda pemotongan tumpeng perayaan ultah serta serah terima jabatan dari ketua lama ke ketua baru.

Tak lupa beramal, CEO juga menyantuni Pondok Pesantren Yatim Piatu Nurul Huda Kuningan Cirebon, berupa 50 unit Al Quran, 50 Unit Sajadah dan Uang Tunai.

Keesokan harinya, Minggu 20 November dilanjutkan dengan acara game untuk anak-anak dan ibu yang hadir. Selepas jam 12.00 WIB siang rombongan kembali daerah masing masing.

Brumm! Honda Mulai Kembangkan CBR250RR Versi Balapan

Setelah merilis versi produksi massalnya, Honda mulai mengembangkan CBR250RR versi gahar untuk balapan. Motor sport itu akan beraksi di Asia Road Racing Championship kelas Asia Production 250cc (AP250).

Brumm! Honda Mulai Kembangkan CBR250RR Versi Balapan

Pengetesan perdana versi balap All New Honda CBR250RR akan dilakukan pada 5 dan 6 Desember di Chang Internasional Circuit, Buriram setelah final ARRC 2016.

Dalam siaran pers Honda, pebalap andalan Astra Honda Racing Team (AHRT), seperti Andi Gilang akan berbagung dalam proses pengetesan tersebut untuk memberikan masukan awal terhadap All New Honda CBR250RR yang akan digunakan di balapan tahun depan.

Andi Gilang Andi Gilang (Foto: Dadan Kuswaraharja/detikOto)

Menguji CBR250RR di Jalanan Bali

Honda berjanji akan memberikan informasi selanjutnya termasuk pebalap pada awal tahun sebelum musim balap 2017 dimulai.

“Pengembangan All New Honda CBR250RR sebagai motor balap telah kami mulai. Pada pengetesan perdana ini, pebalap kami akan berupaya memberikan banyak masukan berharga untuk menghasilkan setting motor balap All New Honda CBR250RR yang paling tepat,” tutup Direktur Marketing PT Astra Honda Motor Margono Tanuwijaya.

Motor Cruiser 500 cc Honda Dibawa ke Thailand

Honda secara global telah meluncurkan motor cruiser bermesin 500 cc, Honda Rebel 500. Kali ini, Honda membawa Rebel 500 ke Thailand.

Motor Cruiser 500 cc Honda Dibawa ke Thailand

Dilansir Indianautosblog, Jumat (2/12/2016), Honda Rebel 500 diperkenalkan di Thailand Motor Expo. Motor ini diluncurkan di Thailand setelah pertama kali diperkenalkan secara global di Long Beach Progressive International Motorcycle Show.

Honda Rebel 500 mengusung mesin dua silinder 471 cc, sama seperti Honda CBR500R. Pada CBR500R, mesin itu mampu menyemburkan tenaga hingga 48,58 PS pada 8.500 rpm dengan torsi puncak 43 Nm pada 7.000 rpm.

Motor ini bisa di-customize. Jika lebih suka berkendara sendiri, Anda bisa melepas jok pemboncengnya.

Di Thailand, Honda Rebel Uncommon Edition yakni versi edisi khusus yang bisa di-customize terbatas hanya 200 unit. Sedangkan versi standarnya akan memiliki tiga pilihan warna yaitu abu-abu, merah dan hitam.

Honda Rebel 500 didukung rem cakram tunggal di depan berukuran 296 mm dan rem cakram 240 mm di belakang. Fitur ABS tersedia sebagai paket opsional.

Motor ini dibekali ban depan berukuran 130/90-16 dan ban belakang 150/80-16. Ketinggian joknya adalah 690 mm dengan ground clearance 137 mm. Honda Rebel 500 memiliki suspensi depan teleskopik 41 mm dan dua suspensi belakang. (rgr/lth)

Dites 20 Orang, Honda BeAT Street Bukukan Angka Konsumsi BBM 87,1 Km/Liter

Honda mengklaim berkat penggunaan teknologi eSP atau Enhanced Smart Power dengan mesin 110 cc, motor skutik BeAT Street, memiliki konsumsi BBM yang cukup irit. Teknologi ESP diklaim bisa meningkatkan performa dan mengkonsumsi bahan bakar lebih efisien.

Dites 20 Orang, Honda BeAT Street Bukukan Angka Konsumsi BBM 87,1 Km/Liter

Pembuktian konsumsi BBM itu sudah dilakukan. Efisiensi bahan bakar dari Honda BeAT Street eSP juga sudah dibuktikan oleh 20 orang yang melakukan perjalanan dari Kota Semarang Kabupaten Kendal-Kota Semarang hari Kamis (1/12/2016). Hasilnya untuk 1 liter bahan bakar bisa untuk menempuh jarak 87,1 kilometer.

Motor Honda BeAT Street eSP sudah hadir di Jawa Tengah dan ternyata disambut baik bahkan dalam dua bulan terakhir sudah tejual 1.000 unit. Mayoritas pembelinya adalah pelanggan yang sudah memiliki motor namun ingin menambah motor dengan desain kece.

Kepala Wilayah Astra Motor Jateng Yohanes Kurniawan mengatakan segmentasi pasar yang disasar yaitu pengendara usia 18 tahun -35 tahun karena desainnya yang lebih sporty ditambah model naked handle yang unik.

“Ini alternatif pilihan keluarga BeAT. Sejak diperkenalkan, ternyata animonya cukup besar dan disambut sangat positif,” kata Kurniawan saat menggelar konferensi pers di Semarang, Kamis (1/12/2016) kemarin.

Baca juga: Mencoba Honda BeAT Street

Kurniawan menjelaskan sejak diperkenalkan pada 25 Oktober 2016 lalu, tercatat sudah terjual sekitar 1.000 unit di wilayah Jawa Tengah hingga bulan November. Target penjualan pun ditetapkan 1.000 unit per bulan.

“Akhir Oktober sudah 100 unit dan November 900 unit. Targetnya per bulan kami bisa menjual 1.000 unit,” pungkasnya.

Kepala Bagian Marketing Astra Motor Jawa Tengah, Sukamto Margono menambahkan, para pembeli New Honda BeAT Street eSP rata-rata sudah memiliki motor sebelumnya dan sedang mencari alternatif lain.

“Kebanyakan yang membeli BeAT Street eSP ini sudah punya motor. Jadi bukan motor pertama, tapi mereka sedang mencari motor yang keren selain motor yang digunakan untuk kegiatan sehari-hari,” kata Sukamto.